JAKARTA - Sepupu Imam Masykur, korban penculikan, penganiayaan hingga pembunuhan sadis oknum paspampres, Said Sulaiman menyebutkan, korban sejatinya dikenal sebagai pribadi yang baik dan tak suka berkelahi.
"Tak ada cekcok sama sekali, masalah utang piutang juga tak ada. Dia anaknya tak ada macem-macem, tak banyak tingkah, tak ada berantem sama orang, bisa tanya ke warga di lokasi seperti apa korban, baik," ujar Said saat dihubungi, Senin (28/8/2023).
Menurutnya, korban dikenal sebagai pribadi yang baik, khususnya oleh keluarganya, termasuk dimatanya sebagai sepupunya. Korban pun tinggal mengekos di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan tak jauh dari toko kosmetik yang dijaganya itu.
Dia lantas menceritakan awal mula peristiwa penculikan, peganiayaan sadis, hingga pembunuhan yang dialami korban. Saat kejadian, korban sejatinya tengah berada di depan toko kosmetik, mendadak datang satu pelaku langsung masuk begitu saja ke toko korban tersebut.
"Beliau (korban) duduk di luar, dia (pelaku) langsung masuk, tak benar kan, dia (korban) bilang rampok-rampok, disitu kan ada anak-anak depan toko dia jadi langsung dibantuin lah, dipiting, sampai turunlah kawannya begitu ribut-ribut, turun dua orang dari mobil lagi," tuturnya.