Lebih lanjut Yudo meminta agar tidak ada lagi stigma bahwa TNI melindungi kesalahan prajuritnya. Sebab, pihaknya secara terbuka menerapkan reward dan punishment.
BACA JUGA:
"Bahkan saya lihat penyidikannya secara terbuka jadi para media dan masyarakat dapat mengakses. Jadi tolong tidak ada lagi seolah kami melindungi-lindungi prajurit, tidak, tidak," katanya.
"Kita menerapkan reward and punishment, kalau jelek ya kita hukum, kalau mereka baik pasti kita berikan penghargaan," sambungnya.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.