Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran di Gunung Bromo Meluas, Pengelola Tutup Dua Pintu Masuk Wisata

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 02 September 2023 |10:10 WIB
Kebakaran di Gunung Bromo Meluas, Pengelola Tutup Dua Pintu Masuk Wisata
Kebakaran di Gunung Bromo. (Foto: Humas TNBTS)
A
A
A

MALANG - Akses menuju kawasan Wisata Gunung Bromo akhirnya terpengaruh oleh kebakaran lahan. Akses pintu masuk melalui Jemplang, Coban Trisula, Kabupaten Malang, dan Senduro, dari Kabupaten Lumajang, akhirnya ditutup demi memudahkan pemadaman di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan Wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung," ucap Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS, Septi Eka Wardhani, melalui keterangan tertulisnya, pada Sabtu pagi (2/9/2023).

 BACA JUGA:

Wisatawan yang masuk diarahkan menuju pintu masuk Cemoro Lawang, Probolinggo, dan Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan. Wisatawan hanya diperbolehkan ke titik wisata mulai dari Lautan Pasir ke arah Gunung Batok, Bungkah Dingklik, sampai dengan View Poin Peananjakan.

"Sedangkan dari arah Watu Singo hingga Jemplang serta Puncak B29 yang berasal dari Argosari, Lumajang ditutup untuk kunjungan wisata," ujarnya.

Penutupan telah diiberlakukan sejak Jum’at tanggal 1 September 2023 mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan. Hal ini terkait proses pemadaman api yang membakar di kawasan B29 hingga Blok Jemplang.

BACA JUGA:

Mengapa Kebakaran Lahan di Gunung Bromo Sulit Dipadamkan? 

"Kami menghimbau kepada masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata agar menjaga kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari kebakaran hutan dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama," tukasnya.

Sebelumnya kebakaran lahan juga muncul pada 18 Agustus 2023 di kawasan Gunung Semeru yang berada di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Titik api terpantau pertama kali di blok Oro-Oro Ombo di bawah puncak Gunung Semeru, yang masuk dalam Resor Pemangku Taman Nasional (RPTN) Wilayah Ranupani Wilayah III Bidang Wilayah II Lumajang.

Proses pemadaman api pundilakukan sejak Jumat dengan mengerahkan tim gabungan dari petugas Balai Besar TNBTS selaku pengelola kawasan, TNI Polri, BPBD, masyarakat setempat. Hasilnya pada Sabtu 26 Agustus 2023 lalu titik api di kawasan Gunung Semeru berhasil dipadamkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement