JAKARTA - Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi di Jalan Mindi Blok Y, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Dua kawanan maling, gagal beraksi saat hendak menggasak motor milik warga pada Rabu (13/9/2023) dini hari. Dua pelaku pun babak belur saat di tangkap warga.
Kapolsek Koja, Kompol M Syahroni mengatakan, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dari Tim Riksa, Unit Reskrim Polsek Koja, bahwa dua pelaku ini melakukan pemantauan sebelum mengambil motor targetnya.
"Pengambilan atau bahasa di lapangan itu metik roda dua ini dengan cara ditendang-tendang. Pelaku pertama si Rohman ini nggak bisa memutuskan stang, diputuskan, lalu dibantu oleh Sudin, sama juga nggak bisa," kata Syahroni di Mapolsek, Rabu (13/9/2023).
"Pada saat kedua ini bergegas, karena nggak bisa mematahkan stang, keburu ketahuan pemilik, dan pemilik berteriak minta tolong ke warga, akhirnya mereka dikepung warga dan warga melakukan penangkapan," sambung Syahroni.
Menurut Syahroni, berdasarkan pemeriksaan, kedua pelaku juga tinggal tidak jauh dari lokasi. Bahkan, salah satu pelaku bernama Rohman mengaku kepada petugas melakukan aksi pencuriannya tersebut karena membutuhkan uang untuk biaya persalinan istrinya.
"Dari pengakuan pelaku tadi, hasil dari penjualan motor yang akan mereka ambil ini digunakan untuk biaya melahirkan istri salah satu pelaku yang lagi hamil dan mereka mengatakan baru pertama kali melakukan pencurian," pungkasnya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Adapun barang bukti yang diamankan petugas, satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit sepeda motor Honda Beat.
Berita sebelumnya, Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) terjadi di Jalan Mindi, Lagoa, Koja, Jakarta Utara. Dua pelaku Curanmor babak belur di hajar warga, setelah aksinya menggasak motor milik warga gagal dan diketahui oleh pemilik motor.
Aksi pengejaran dan penangkapan maling motor ini sempat terekam telepon seluler (Ponsel) milik warga. Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, memperlihatkan puluhan warga mengepung dua pelaku maling yang tertangkap.
Setelah ditangkap, warga kemudian membawa pelaku menuju pos RW. Lantaran banyak warga yang emosi, bogeman mentah terhadap dua pelaku tidak terhindarkan hingga membuat kedua pelaku babak belur. Tidak lama unit Reskrim Polsek Koja datang dan membawa pelaku.
Salah satu warga setempat Ginting Soka (40) mengatakan bahwa peristiwa pencurian motor yang gagal beraksi ini terjadi pada Rabu (13/9/2023) dini hari. Dimana saat kejadian, korban melihat motornya sedang di preteli pelaku.
"Kejadiannya malam rabu ini, jam 12an lewat. Pemiliknya keluar terus nanya : lw lagi ngapain? Abis itu pelaku panik. Begitu panik, lari terus begitu di kejar dia lari kesono dan dikepung warga," kata Ginting saat ditemui di lokasi.
Ginting mengungkapkan bahwa kejadian maling motor kerap terjadi di wilayahnya, bahkan lebih parahnya lagi pelaku maling motor merupakan warga yang juga bertempat tinggal di wilayahnya. Dengan adanya kejadian ini, dirinya berharap polisi lebih memperketat patroli.
"Kalau disini sering terjadi. Bahkan (pelaku) masih orang daerah sini juga, pokoknya banyak kejadian orang sini juga ketangkepnya. Kita berharap polisi patrolinya lebih digiatin lagi," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.