Sebuah lukisan berjudul Gadis Berambut Hitam di Allen Memorial Art Museum di Oberlin College di Ohio juga menjadi sasaran. Nilainya USD1,5 juta.
"Kami yakin bahwa Oberlin College secara resmi mengakuisisi Gadis Berambut Hitam Egon Schiele pada tahun 1958, dan kami memilikinya secara sah,” seorang juru bicara.
Dia mengatakan perguruan tinggi tersebut "bekerja sama dengan penyelidikan kriminal Kejaksaan Distrik Manhattan".
"Kami percaya bahwa Oberlin bukanlah target penyelidikan kriminal Kejaksaan Manhattan atas masalah ini. Berdasarkan surat perintah penggeledahan, karya seni tersebut telah resmi disita, dan Oberlin menahannya atas nama pengadilan New York yang mengeluarkan surat perintah penggeledahan tersebut. Menjamin,” tambahnya.
Dalam surat perintah tersebut, Mahkamah Agung negara bagian New York menyatakan bahwa "ada alasan yang masuk akal untuk meyakini" karya seni tersebut merupakan properti curian.
Kantor kejaksaan Manhattan menolak berkomentar. Ahli waris Grunbaum yang masih hidup telah menekuni karya seni Schiele selama bertahun-tahun.
Ahli waris Grunbaum, termasuk Timothy Reif dan David Frankel, cukup berhasil mendapatkan lukisan Schiele.
Pada 2015, mereka menggugat Richard Nagy, seorang pedagang seni yang berbasis di London, dan beberapa tahun kemudian memenangkan kembali Woman in a Black Pinafore dan Woman Hiding Her Face.
Nagy mengajukan banding atas keputusan tersebut namun kemudian dikuatkan oleh Pengadilan Banding New York.
(Susi Susanti)