JAKARTA- Masih banyak yang penasaran mengapa Belanda ingin tukar kota Manhattan New York dengan pulau kecil di Maluku?
BACA JUGA:
Karena pada sekitar tahun 1600 an, Belanda pernah ingin menukar Kota Manhattan New York dengan sebuah pulau kecil di Maluku bernama Pulau Run.
Pulau Run merupakan sebuah pulau kecil yang berada di Kepulauan Banda, Maluku yang berukuran panjang 3 km dengan luas tidak lebih dari 1 km. Meski berukuran kecil, namun Pulau Run menjadi habitat asli pohon pala (Myristica fragrans) yang pada masa itu merupakan komoditas paling dibutuhkan di dunia.
Melansir berbagai sumber, Jumat (6/10/2023), di awal tahun 1600 an, negara-negara seperti Portugis, Inggris, Spanyol, hingga Belanda bersaing untuk mencari pulau penghasil rempah guna menguasai perdagangan rempah dunia.
Belanda menjadi negara pertama yang tiba di Maluku, tepatnya di Pulau Banda. Agar dapat menguasai seluruh rempah-rempah di Banda, Belanda membentuk Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC).
Dengan cara yang tidak manusiawi, VOC membantai seluruh masyarakat untuk menguasai perkebunan pala dan rempah di sana.
Pada tahun 1616, giliran Inggris yang tiba di Maluku. Namun Inggris tiba di Pulau Run dekat Banda. Dari sini, Inggris kemudian membentuk English East India Company yang menjadi awal mula kolonialisme Inggris di Maluku.
Belanda dan VOC tidak suka dengan kolonialisme Inggris atas Pulau Run yang menghalangi jalan Belanda untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah di nusantara. Akibat hal ini, peperangan pun pecah antara Belanda dan Inggris.
Inggris hanya mampu mempertahankan Pulau Run sekitar 4 tahun saja. Akan tetapi, mereka tidak serta merta melepas Pulau Run untuk Belanda.
Sebagai bentuk balas dendam, pada tahun 1664 empat kapal fregat Inggris dikirim untuk merebut sebuah wilayah di Amerika bernama New Amsterdam. Sebuah wilayah berpenduduk 2000 orang di ujung selatan Pulau Manhattan.
Tidak ingin perang terus berlanjut, Inggris dan Belanda kemudian menggelar sebuah pertemuan dengan kesepakatan yang disebut sebagai Traktat Breda atau Treaty of Breda. Lantaran menginginkan pala, Belanda rela menyerahkan New Amsterdam atau yang kini disebut Manhattan New York dengan Pulau Run.
Sebaliknya, Inggris menyerahkan wilayah Pulau Run beserta seluruh pala kepada Belanda dan mendapat kekuasaan atas Manhattan New York.
(Hafid Fuad)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.