Sementara Ketua DPD GBB Cirebon Raya, Bong Whisnu mengatakan, karnaval merupakan bukti konkret dari sukarelawan GBB yang turun langsung ke lapangan bersama dengan rakyat. Apalagi, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat.
"Seluruh RW di sini terlibat, seluruh stake holder di sini terlibat kita karnaval bareng, pawai bareng, keliling seluruh desa dan kami kembali lagi di pagelaran yang dilangsungkan," ujar Whisnu.
Whisnu berharap warga Cirebon semakin peduli terhadap kelestarian budaya dan kesenian Nusantara, terutama budaya dan kesenian khas Cirebon. Selain itu, GBB mengajak warga Cirebon untuk bersama-sama mengangkat budaya dan kesenian Cirebon agar dapat terus lestari.
Bahkan, hingga berkembang dan populer bukan hanya di Tanah Air. Namun, juga hingga ke mancanegara. "Ini menjadi pelajaran yang harus terus kita ingat, bahwa kelestarian budaya, tradisi harus terus dihidupkan. Memang di Cirebon di semua desa ini luar biasa mengangkat tradisi dan kesenian, termasuk di Desa Mertasinga dan kami berbaur bersama masyarakat," tutur Whisnu.
(Arief Setyadi )