Trunajaya bersama anak buahnya menjarah harta benda pusaka Keraton Mataram di Plered. Segala harta benda barang rampasan dari Mataram dibawa ke markas baru di Kediri. Pada saat Plered ditinggalkan Trunajaya dan anak buahnya, Pangeran Puger kembali ke Plered untuk menumpas sisa-sisa pengikut Trunajaya yang berjaga-jaga di sana.
Puger kemudian memerintah dengan gelar barunya, Pangeran Puger atau Sunan Ingalaga pun mengangkat dirinya sebagai raja baru Mataram yang baru di Plered. Ia berhasil kembali menguasai istana yang ditinggalkan oleh Trunajaya dan pasukannya. Kendati demikian Pangeran Puger harus memulai kerajaan dari nol lantaran seluruh harta benda Mataram dibawa oleh Trunajaya, yang berhasil menaklukkan Plered.
Hal inilah yang kemudian membuat dirinya harus berhadapan dengan kakak tirinya yang sebelumnya ketika di pengungsian bersama ayahnya diangkat sebagai raja Mataram berikutnya. Amangkurat II kemudian menjadi raja tanap istana, sungguh menggelikan. Seorang raja yang tidak mempunyai istana.
Hal ini karena istana Mataram di Plered telah diduduki adiknya Pangeran Puger. Sebagai gantinya, Amangkurat II kemudian membangun istana baru di Wanakerta, yang kemudian diberi nama Kartasura pada bulan September 1680.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.