Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Jenderal Agus Subiyanto yang Pernah Ditolak Jadi Satpam Kini Calon Tunggal Panglima TNI

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2023 |14:44 WIB
Kisah Jenderal Agus Subiyanto yang Pernah Ditolak Jadi Satpam Kini Calon Tunggal Panglima TNI
Jenderal Agus Subiyanto (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Jenderal Agus Subiyanto, namanya masuk sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang akan memasuki pensiun. Agus diketahui baru saja dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 25 Oktober 2023.

Sedikit yang tahu, Agus menjalani kehidupan yang getir untuk bisa menjadi seorang tentara. Pria kelahiran Cimahi 5 Agustus 1967 itu harus kehilangan ibunya sejak berusia 5 tahun. Kemudian, ayahnya, Dedi Unadi meninggal ketika Agus kelas 2 SMA.

Ayah Agus yang merupakan prajurit TNI berpangkat Sersan Kepala meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas pada 1984. Untuk melanjutkan hidup, Agus bersama adik-adiknya dan ibu tiri mengandalkan pensiun sang ayah.

Agus menjadi seorang tentara ternyata juga menjadi harapan sang ayah. Karena sebelum meninggal, sang ayah menyampaikan harapan agar Agus mengikuti jejaknya menjadi tentara.

Agus akhirnya mengikuti tes di Sekolah Calon Bintara Kodam III/Siliwingi selepas SMA pada 1986. Sayangnya, Agus dinyatakan tidak lulus. 

Namun, Agus direkomendasikan mengikuti Sekolah Calon Perwira tanpa tes. Lantaran tidak paham dengan rekomendasi tersebut, Agus malah melamar sebagai satuan pengamanan (Satpam) mal Internusa di Bogor.

Nasib menjadi satpam ternyata juga tak berpihak padanya. Lamarannya ditolak. Agus akhirnya kembali mencoba mewujudkan harapan sang ayah dengan mengikuti tes masuk Akabri pada 1988.

Setelah menghabiskan jatah gagalnya, Agus berhasil lulus bahkan dengan nilai terbaik kedua se-Jawa Barat pada 1991. Setelah menjadi tentara, Agus terus melanjutkan pendidikan militer.

Mulai dari Sussarcab Infanteri, Komando, Dik Free Fall, Dik PARA Madya, Diklapa I, Suslapa Infanteri, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, Lemhannas.

Di militer kariernya moncer dengan mengawali sebagai Pama Pussenif, kemudian menjadi Pama Kopassus, Kasi Ops Sektor A di Timor Timur, Danyon 22 Grup 2 Kopassus, Kapen Kopassus.

Lalu, menjadi Dandim 0735/Surakarta, Waasops Kasdivif 2/Kostrad, Asops Kasdam I/Bukit Barisan, Dosen Madya Seskoad.

Pamen Denma Mabesad, Danrindam II/Sriwijaya, Danrem 132/Tadulako, Pamen Denma Mabesad, Wadanpussenif Kodiklatad, Danrem 061/Surya Kencana.

Agus juga pernah menjadi Danpaspampres, Pangdam III/Siliwangi, dan Wakasad. Kini, Jenderal yang Abituren Akademi Militer tahun 1991 dan berasal dari Korps Infanteri Kopassus itu menjabat sebagai KSAD dan menjadi calon tunggal Panglima TNI.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement