Seperti diketahui, 1965 menjadi sejarah berdarah bagi bangsa Indonesia. Dimana PKI diduga menjadi dalang dari pembantaian enam jenderal dan satu perwira. Sehingga, atas kejadian tersebut terjadilah pembantaian terhadap orang-orang yang diduga menjadi anggota dan simpatisan PKI.
Pembantaian yang berlangsung dari 1965 hingga 1966 ini tidak hanya menyasar simpatisan komunis, namun juga kelompok pendukung lain seperti perempuan Gerwani, anggota serikat buruh, etnis Tionghoa, hingga simpatisan sayap kiri.
Berdasarkan catatan sejarah, upaya pembantaian PKI semakin merebak setelah lahirnya Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) dan sejak Oktober 1965 hingga Maret 1966 setidaknya ada sekitar 200 ribu hingga jutaan korban yang tewas dibantai oleh TNI dan milisi sipil anti komunis yang dikomandoi oleh Soeharto.
Demikian ulasan singkat mengenai Peristiwa Pembantaian 1965 yang ada di Gadis Kretek.
(Hafid Fuad)