JAKARTA - Terdapat sebuah momen haru dalam kunjungan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo yang sedang berkeliling di tanah Papua. Seorang sosok ibu di Papua yang akrab dengan sapaan Mama Wati tak mampu menahan air matanya saat dirinya bisa kembali bertemu dengan sang Capres berambut putih itu.
Ganjar berkesempatan bertemu dengan Mama Wati di Rumah Doa, Bumi Perkemahan, Waena, Kota Jayapura, pada Rabu (22/11/2023).
BACA JUGA:
Diketahui, Ganjar Pranowo dan Mama Wati kembali bertemu setelah terakhir kali bertemu pada tahun 2021. Kala itu, Mama Wati menyambangi rumah dinas Gubernur Jawa Tengah (Jateng) untuk bertemu dengan Ganjar untuk memenuhi keinginannya memberikan kado istimewa.
Tangis haru mama Wati pun pecah ketika Ganjar turun dari kendaraannya. Ia langsung menghampiri dan memeluk Ganjar yang mengenakan pakaian berwarna serba hitam.
Sambil terisak, mama Wati mengaku dirinya terharu dapat kembali bertemu serta berdialog langsung dengan Ganjar. Apalagi ia menilai Capres nomor urut 3 ini merupakan satu sosok pemimpin yang selalu membawa keteduhan, serta kenyamanan saat bertemu dengan rakyatnya.
BACA JUGA:
“Kami Rumah Doa sangat bersuka cita, kami senang sekali kami menangis karena suka cita kami,” ungkap Mama Wati menjelaskan kegembiraannya.
Dalam kesempatan itu, Mama Wati pun mengajak Ganjar berkeliling untuk melihat Rumah Doa yang sedang dalam proses pembangunan. Ia juga sempat sedikit berbincang-bincang perihal progres pembangunan Rumah Doa tersebut. Diketahui, Ganjar juga merupakan salah satu orang yang ikut membantu pembangunan tempar tersebut.
Mama Wati pun tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada Ganjar yang menyempatkan diri di tengah kepadatan waktunya, untuk berkunjung ke Rumah Doa dalam sela kunjungannya ke Papua. “Kami orang kecil, dan sangat sederhana tapi Pak Ganjar Pranowo sebagai capres bisa hadir dan datang di Rumah Doa,” kata Mama Wati.
Tak lupa, Mama Wati pun turut mendoakan Ganjar agar selalu menjadi pribadi yang baik dan kemudian dapat terpilih menjadi presiden di tahun 2024 mendatang. “Kami sangat suka cita, kami sebagai orang tua, kami yang ada di Rumah Doa kami hanya mendoakan Pak Ganjar,” ujar Mama Wati.