Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 Pahlawan Nasional Indonesia yang Ternyata Berdarah Bangsawan

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Jum'at, 24 November 2023 |08:38 WIB
10 Pahlawan Nasional Indonesia yang Ternyata Berdarah Bangsawan
Ilustrasi pahlawan nasional (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Ada 10 pahlawan nasional Indonesia yang ternyata berdarah bangsawan. Adapun mereka merupakan keturunan dari para bangsawan kerajaan di nusantara pada masa lampau.

Berikut adalah 10 pahlawan nasional Indonesia yang memiliki darah keturunan bangsawan:

1. Andi Abdullah Bau Massepe

Letnan Jenderal TNI Andi Abdullah Bau Massepe adalah pahlawan asal Sulawesi Selatan yang juga merupakan panglima TRI pertama divisi Hasanuddin. Dirinya merupakan anak dari Andi Mappanyukki, yakni raja dari Kerajaan Bone.

Pada masa perjuangan, dirinya dikenal sebagai sosok yang berpendirian teguh dan rela berkorban demi kemerdekaan.

2. Sultan Hasanuddin

Sesuai namanya, Sultan Hasanuddin adalah seorang keturunan bangsawan. Lebih tepatnya adalah putra dari Raja ke-15 Kerajaan Gowa, I Manuntungi Daeng Mattola Karaeng Lakiung Sultan Muhammad Said.

Pahlawan berjuluk Ayam Jantan dari Timur ini menentang keras sistem monopoli rempah yang dilakukan oleh Belanda di Gowa.

3. Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda adalah raja Kesultanan Aceh pada tahun 1607 hingga 1636. Pada masa kepemimpinannya, Aceh mencapai puncak kejayaan sebagai pusat perdagangan dan pembelajaran islam. Dirinya juga pernah menentang penjajah Portugis. Sayang, usahanya harus gagal dan kalah dalam perang.

4. Sultan Mahmud Badaruddin II

Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan raja di Kesultanan Palembang-Darussalam. Pada masa pemerintahannya, Sultan Mahmud Badaruddin II pernah beberapa kali melakukan perlawanan terhadap Inggris dan Belanda. Sayangnya, dirinya kemudian gugur setelah ditangkap dan diasingkan ke Ternate.

5. Keumalahayati

Keumalahayati adalah seorang pejuang perempuan yang memimpin pasukan Inong Balee dalam perlawanan menghadapi pasukan Belanda di Aceh. Perempuan yang dikenal dengan nama Malahayati ini merupakan keturunan dari Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV bernama Laksamana Mahmud Syah.

6. Andi Mappanyukki

Andi Mappanyukki adalah salah seorang bangsawan di Sulawesi Selatan. Dirinya merupakan putra dari Raja Gowa ke XXXIV. Semasa hidupnya, Andi Mappanyukki memimpin para raja di Sulawesi Selatan untuk bersatu dan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1950.

7. Sultan Nuku Muhammad Amiruddin

Sultan Nuku Muhammad Amiruddin adalah putra kedua dari raja Kesultanan Tidore, Sultan Jamaluddin. Semasa hidupnya, Sultan Nuku selalu berperang melawan penjajah di wilayah kerajaannya selama kurang lebih 25 tahun.

8. Pong Tiku

Pong Tiku adalah putra dari salah seorang panglima perang yang menguasai Sulawesi Selatan bernama, Siambe' Karaeng. Semasa hidupnya, Pong Tiku pernah memimpin wilayah Baruppu hingga kemudian naik tahta menjadi raja Pangala setelah ayahnya meninggal.

9. Kyai Haji Samanhudi

Kyai Haji Samanhudi adalah pendiri Sarekat Dagang Islam, yakni sebuah organisasi untuk para pengusaha batik di Surakarta. Organisasi ini merupakan kelompok yang bertujuan untuk menjaga kepentingan pedagang pribumi.

10. Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro adalah putra sulung dari Sri Sultan Hamengkubuwono III, yakni raja dari Kesultanan Yogyakarta. Namanya sangat terkenal berkat gerilya yang ia lakukan bersama pasukannya di Perang Diponegoro pada tahun 1925 sampai 1930. Dirinya pun sempat membuat Belanda kesulitan sebelum akhirnya Diponegoro ditangkap.

Itulah 10 pahlawan nasional Indonesia yang ternyata berdarah bangsawan.

(Rina Anggraeni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement