Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alam Ganjar Kunjungi Pembuatan Souvenir dan Pakaian dari Limbah Plastik di Bandung

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 29 November 2023 |20:11 WIB
Alam Ganjar Kunjungi Pembuatan Souvenir dan Pakaian dari Limbah Plastik di Bandung
Alam Ganjar (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

 

BANDUNG BARAT - CEO Pigmy Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkunjung mengelilingi proses produksi dari produk yang dihasilkan oleh Sugar Souvenir di Pamempeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11/2023).

Alam pun belajar dan memperoleh pengalamannya dalam mengunjungi tempat pembuatan souvenir dan pakaian yang menerapkan konsep sociopreneur, di mana bahan baku tersebut berasal dari limbah plastik yang dioptimalkan menjadi souvenir yang bernilai.

Tak jarang dirinya mencoba mempraktikkan apa yang dikerjakan oleh para pegawai, salah satunya dengan mencoba membuat karya sederhana buatannya.

Dirinya pun mengapresiasi Sugar Souvenir karena sudah terlibat dalam penyerapan tenaga kerja dan turut serta menjaga lingkungan dalam melakukan usaha gang dijalankannya.

"Ini keren soalnya ada dua misi secara jelas, pertama demokratisasi lapangan kerja karena backgroundnya sendiri itu tenaga kerja punya background yang variatif dan banyak temen-temen dari kelompok marginal yang di berdayakan, diberikan edukasi dan pelatihan yang salah satunya menghasilkan barang jadi yang bermanfaat seperti ini," kata Alam di lokasi, Rabu (29/11/2023).

"Misi kedua yakni soal lingkungan yang selama ini jadi persoalan besar bagi Bandung Raya, aku lihat dengan adanya perjalanan misi ini, itu bisa jadi salah satu solusi dan pemantik buat teman-teman untuk peduli terkait persoalan lingkungan," lanjutnya.

Alam yang merupakan anak tunggal Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Supriyanti itu berharap Sugar Souvenir bisa berkolaborasi bersama dan Sugar Souvenir bisa dikenal semakin luas dengan misinya memberdayakan masyarakat dan turut serta menjaga alam.

Selain itu, sugar souvenir mengutamakan masyarakat setempat untuk terlibat bekerja dalam membangun unit usaha tersebut. Mayoritas pegawainya berasal dari ibu rumah tangga dan korban PHK pabrik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement