Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Keluarga Guru SD Tewas, Sang Suami Tulis Pesan di Kaca Meja Rias

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2023 |16:58 WIB
 Kasus Keluarga Guru SD Tewas, Sang Suami Tulis Pesan di Kaca Meja Rias
Pesan yang ditulis sang suami di kaca meja rias (foto: MPI/Avirista)
A
A
A

 

MALANG - Kematian tiga orang sekeluarga di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menjadi misteri. Pasalnya pasangan suami istri (pasutri) dan satu anaknya yang meninggal diduga karena bunuh diri.

Polisi sendiri menemukan sebuah catatan yang identik dengan tulisan tangan dari Wahaf Efendi, sang suami yang juga kepala rumah tangga. Catatan itu ditemukan pada cermin kaca di kamar belakang sendiri, tempat ditemukannya tiga korban.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat membenarkan adanya penemuan catatan pesan yang identik ditulis oleh Wahaf Efendi. Pesan itu ditulis dengan spidol berwarna hitam di kaca meja rias kamar orang tuanya, di kamar belakang.

Sebagai informasi, di rumah ini ada tiga kamar, kamar depan, kamar tengah tempat anak perempuan satunya berinisial K tidur saat kejadian, dan satu kamar belakang tempat ditemukannya ketiganya sekarat.

"Di TKP kita menemukan di kaca meja rias pesan, yang tulisannya ini identik dengan buku agenda milik saudara WE," kata Gandha Syah Hidayat, ditemui seusai olah TKP pada Selasa sore (12/12/2023).

Pesan itu bertuliskan 'Kakak jaga diri, papa, mama, adik pergi dulu, nurut uti, kung, tante, dan om, uang papa mama untuk pemakaman jadi satu. Love you kakak, spidol hitam'. Tulisan itu disebut Gandha identik dengan buku milik Wahaf. Polisi juga tidak menemukan dokumen lain yang diduga terkait kematian ketiga korban.

"Pesan (di cermin itu) itu kalau bahasanya untuk si kakak, sementara menurut kami yang masih hidup. Sementara tidak ada yang mencurigakan, sementara ada pesan di cermin meja rias, tulisan itu pakai spidol berwarna hitam," jelasnya.

Tetapi pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab dan motif kematian ketiga korban nekat berbuat hal tersebut. Apalagi sebelum kejadian sang ayah sempat meminta anak perempuan satunya berinisial K, untuk tidur di kamar tengah sendirian.

"Jadi menyampaikan bahwa sekira pukul 03.00 sebelum subuh, anak-anak ini kebetulan kamarnya berbeda dengan kamar bapak ibunya. kami masih dalam ini untuk untuk laporan detail, belum temukan masalah apa," tuturnya.

Di sisi lain, Doddy Wokanubun saudara sepupu korban menuturkan, bila temuan pesan yang ditulis Wahaf Efendi tertulis di kaca cermin. Tulisan itu menggunakan spidol berwarna hitam permanen.

"Ada pesan di lemari, keterangan anaknya yang selamat itu ditulis bapaknya ditulis di kaca, ada keluhan. Tahunya kejadian jam 8 tadi. Ditulis di kaca langsung, keterangan anaknya itu tulisan bapaknya," kata Doddy Wokanubun, ditemui terpisah.

Sebelumnya diberitakan, warga di RT 3 RW 10 Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Selasa pagi (12/12/2023) digegerkan dengan penemuan tiga orang satu keluarga dalam keadaan sekarat di rumahnya. Ketiga orang ini ditemukan dua dalam keadaan meninggal yakni perempuan berusia sekitar 35 tahun bernama Sulikhah dan satu anaknya berinisial R, serta Wahaf Efendi yang ditemukan penuh luka sayatan di tangan kiri.

Wahaf sendiri akhirnya dinyatakan tewas seusai dilarikan ke RS dr. Moenir Lanud Abdulrahman Saleh Malang. Korban mengalami luka sayatan di tangan kirinya. Jasad Wahaf sendiri akhirnya dibawa ke RSSA Malang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kesimpulan awal kepolisian menduga ketiganya tewas karena bunuh diri. Tetapi jatuh penyebab lebih lanjut, kepolisian masih mendalami penyebab dan motif kematian korban.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement