"Saya ingin tegaskan, bahwa kebanyakan kita anak muda ini sekarang ditempah, berproses melalui proses dialektis. Jadi debat ini menjadi salah satu elemen penting bagi kita untuk memutuskan. Kami mengapresiasi dilaksanakannya debat ini. Jadi kami bisa menilai sendiri pasangan mana yang bisa berdialektika," sebut Berry.
Berry mengingatkan bahwa Indonesia adalah salah satu bangsa yang dibentuk lewat proses dialektika yang panjang. Sehingga sudah seharusnya seorang calon pemimpin memiliki kemampuan dialektis yang baik.
"Kalau kita mengingat sejarah, bangsa ini pun lahir dari proses bantah-bantahan. Lahir dari adu argumentasi, lahir dari proses dialektika yang sangat panjang. Jadi jika pemimpin kita ke depannya tidak punya kemampuan berdialektika, itu mungkin sangat disayangkan. Sangat mengecewakan," tegasnya.