BEKASI - Calon Presiden Ganjar Pranowo berkeliling ke berbagai daerah untuk mendengar keluh kesah berbagai kalangan masyarakat tak terkecuali anak muda. Namun, kali ini cara kreatif dilakukan oleh seorang pemuda Bekasi bernama Didik (21) yang menyampaikan keluh kesahnya menggunakan puisi.
"Bapak, aku cemburu karena anak bupati bisa masuk sekolah favorit meski nilai pas-pasan. Pak, aku iri anak pak Camat bisa dapat beasiswa, padahal tiap hari bolos dan malas-malasan.
Pak, aku takut nanti tak bisa kuliah karena tak punya uang, koneksi dan orang dalam. Tak bisa kerja karena tak punya uang untuk membayar kursi yang harganya jutaan. Tak bisa kawin, karena urus ini itu harus pakai sogokan. Tak bisa sakit, karena nyari kamar itu harus bayar. Tak bisa mati, karena tak mampu bayar kuburan.
Pak aku takut. Teman-temanku takut. Keluargaku takut. Warga desa takut. Indonesia pun takut. Pak Ganjar, tolong hilangkan rasa takut kami,"
Itulah puisi yang dibacakan Didik saat bertemu Ganjar Pranowo di Mattea Social Space Bekasi, Jumat (15/12/2023) malam. Puisi itu disebut bukan hanya sekadar hiburan, tapi memiliki makna mendalam dari kegelisahan anak muda zaman sekarang.
"Puisi ini adalah kegelisahan kami anak muda Indonesia pak. Jadi tolong Pak Ganjar, hilangkan rasa takut kami," ucap Didik.