Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Ramalan Sabda Palon untuk Tahun 2024, Sosok Presiden hingga Bencana Alam

Rina Anggraeni , Jurnalis-Jum'at, 05 Januari 2024 |10:15 WIB
Ini Ramalan Sabda Palon untuk Tahun 2024, Sosok Presiden hingga Bencana Alam
Ilustrasi ramalan Sabda Palon (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ini ramalan Sabda Palon untuk tahun 2024 mengenai peristiwa besar yang terjadi di Indonesia. Dia adalah tokoh legendaris yang dianggap sebagai pandita dan penasehat Raja Brawijaya V, penguasa terakhir yang beragama Buddha dari kerajaan Majapahit.

Untuk diketahui, Sabdo Palon bukanlah nama asli, tetapi gelar yang diberikan sesuai dengan karakter tugas yang diemban.

Salah satunya mengenai ramalan di Indonesia. Sabdopalon akan pergi selama 500 tahun, dan berjanji akan datang kembali di bumi Tanah Jawa (tataran nusantara) dibarengi dengan sejumlah tanda.

Berikut ini ramalan Sabda Palon untuk tahun 2024 dalam akun youtube @Nauraproduction:

1. Banyak orang tinggalkan tanah Jawa

Dalam ramalannya ini yakni banyak orang akan meninggalkan tanah Jawa. Lantaran hilangnya pusat kekuatan spiritual dan kebudayaan. Serta berkurangnya kekayaan alam yang melimpah sehingga tidak lagi mata pencaharian di sana.

2. Pola pikir manusia berubah

Selain itu, beberapa nilai spiritual serta pikir manusia di Indonesia akan berubah. Salah satunya hilangnya kepercayaan dalam agama. Dikarenakan banyak mengejar materi kehidupan dibandingkan spiritual.

3. Sosok Presiden Indonesia yang baru

Dalam ramalannya bahwa Presiden yang terpilih akan berasal keturunan raja. Serta memiliki darah biru dan garis keturunan yang jelas.

4.Bencana Alam

Indonesia diprediksi akan banyak mengalami bencana alam. Salah satunya banjir bandang yang akan banyak memusnahkan pemukiman warga. Serta banyaknya gunung meletus yang menyebabkan kematian lebih tinggi.

5. Kehilangan Pendapatan

Ini menyebabkan orang-orang bekerja tanpa hasil mencukupi, para priyayi banyak yang susah hatinya, saudagar selalu mengalami kerugian, begitu juga orang-orang pertanian.

Penghasilan mereka banyak yang hilang di hutan, karena di Bumi sendiri sudah mulai berkurang hasilnya. Terdapat banyak hama menyerang, dan hilangnya kayu.

(Rina Anggraeni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement