Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hary Tanoe : Indonesia Harus Fokus Benahi Moral Bangsa dengan Sejahterakan Guru Agama

Giffar Rivana , Jurnalis-Selasa, 09 Januari 2024 |17:31 WIB
Hary Tanoe : Indonesia Harus Fokus Benahi Moral Bangsa dengan Sejahterakan Guru Agama
Hary Tanoesoedibjo memberi sambutan dalam perayaan Natal bersama Bamagnas dan Yaski di iNews Tower, Jakarta. (Foto: MPI/Giffar Rivana)
A
A
A

JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan tujuan didirikan Badan Musyawarah Antargereja Nasional (Bamagnas) adalah untuk menyatukan umat Kristiani di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Hary Tanoe saat menghadiri ibadah dan perayaan Natal bersama Bamagnas DKI Jakarta, Banten, Depok, Bekasi dan Yayasan Simrs Khanza Indomesia (Yaski) di iNews Tower, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2024).

"Tapi perjuangannya tidak mudah, begitu banyak alas gereja yang jumlahnya luar biasa banyak," kata Hary Tanoe yang juga Dewan Pembina Bamagnas dalam sambutannya.

 BACA JUGA:

HT menambahkan dirinya melihat bahwa Indonesia harus fokus membenahi moral bangsa, yang mana hal tersebut paling tepat dibenahi melalui agama. Hal itu selaras dengan visi-misi salah satu paslon capres-cawapres yang ingin meningkatkan penghasilan guru agama agar lebih sejahtera.

"Bahwa nanti guru-guru agama, katakanlah guru pesantren dikasih honor yang layak. Supaya fokus, supaya untuk tidak mencari penghasilan di tempat lain karena upahnya gak cukup," ujar HT.

 BACA JUGA:

HT merasa peningkatan upah untuk guru agama sangatlah baik untuk bisa meningkatkan moral di Indonesia, agar kedepannya Indonesia dapat mencapai tahun Indonesia Emas 2045.

"Di moral soft skill itu tidak kalah penting. Dan agama, itu adalah satu sarana yang sangat penting untuk meluruskan moral-moral yang saya lihat juga sudah mulai banyak bergeser," pungkas HT.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement