Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Profil Saleh Al-Arouri, Wakil Ketua Hamas yang Tewas Dirudal Israel di Lebanon

Ludwina Andhara Herawati , Jurnalis-Rabu, 10 Januari 2024 |16:17 WIB
Profil Saleh Al-Arouri, Wakil Ketua Hamas yang Tewas Dirudal Israel di Lebanon
Profil Saleh Al-Arouri, Wakil Ketua Hamas yang dirudal Israel di Lebanon (Foto: Reuters)
A
A
A

LEBANON -  Perumahan Dahiya yang dikuasai Hizbullah di Beirut, Lebanon, dibom pesawat tak berawak atau drone pada Selasa, 3 Januari 2024. Insiden tersebut menewaskan tujuh orang, salah satunya Saleh al-Arouri.

Melansir sumber lain, kematian Saleh dan pejabat tinggi Hamas memicu ketakutan dan konflik bagi seluruh masyarakat Timur Tengah. Hal ini diduga berkaitan dengan militer dan reputasi yang tinggi.

Siapakah Saleh al-Arouri dan bagaimanakah masa mudanya hingga bergabung dan memimpin Hamas? Berikut rangkuman profil Saleh al-Arouri.

Saleh al-Arouri merupakan pemimpin senior Hamas dan pendiri Brigade Qassam. Ia juga pernah menjadi wakil ketua biro politik Hamas dan komandan militer di Tepi Barat.

Arouri lahir di Arura, Ramallah Tepi Barat pada 19 Agustus 1966. Ia menempuh pendidikan bidang Syariah Islam di Universitas Hebron dan terpilih menjadi ketua faksi Islam.

Sejak 1987 selama Intifada Pertama melawan penduduk Israel, Arouri telah bergabung dengan Hamas. Ia direkrut seorang agen Hamas, Muin Shahib. Shahib mempercayakan pendanaan infrastruktur aparat militer Hamas di Hebron kepada Arouri.

Selama kepemimpinannya di Hamas, ia dikenal seagai pemimpin yang pragmatis, yang berbeda dengan kebijakan garis keras kepemimpinan Hamas. Ia telah menjadi tokoh kunci di balik upaya Hamas untuk memperbaiki jaringan di Tepi Barat.

Arouri pernah dipenjara Israel, setelah diduga melakukan pembunuhan seorang tentara Israel pada 1990. Enam bulan mendekap di penjara rasanya tidak cukup baginya, karena ia ditangkap lagi dan ditahan selama 15 tahun karena peran kepemimpinannya di Hamas.

15 tahun mendekap di penjara Israel, Arouri bertunangan dengan seorang wanita yang menunggunya selama 12 tahun. Setelah terbebas dari penjara pada 2007, ia dan tunangannya menikah. Pada 2014 ia memiliki seorang anak perempuan.

Pada 2011, Arouri menjadi negosiator dalam kesepakatan pembebasan lebih dari 1.000 tahanan Palestina. Imbalannya yakni pembebasan tentara Israel, Gilad Shalit.

Pada 27 Oktober 2023, Tentara Israel menghancurkan rumah Arouri di kota Arura, Tepi Barat, dekat Ramallah. Pada 2 Januari 2024, ia tewas diakibatkan serangan yang diduga berasal dari Israel.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement