Dia mengungkapkan, selama ini kaum perempuan memiliki suara istimewa, namun jarang disapa. Karenanya, TPN Ganjar Mahfud membentuk deputi inklusi yang memfokuskan diri salah satunya perempuan dan disabilitas yang selama ini kurang diperhatikan.
"Kaum perempuan dan milenial yang mahir dan menguasai teknologi. Kita ini seolah ditantang untuk melanjutkan keberlangsungan bangsa ini," pungkasnya.
Sementara itu, ratusan perempuan dari berbagai kelompok, termasuk mahasiswa di Jawa Timur tertarik mengikuti dialog ini. Mereka berharap aspirasinya bisa didengar dan diakomodir hingga bisa diwujudkan dalam program pemetintah yang nantinya terpilih pada Pemilu 14 Februari mendatang.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.