Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Purnawirawan Diintimidasi Tak Hadiri Deklarasi, Jubir Perindo Nuning: Aneh Sekali

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Senin, 15 Januari 2024 |06:13 WIB
Purnawirawan Diintimidasi Tak Hadiri Deklarasi, Jubir Perindo Nuning: Aneh Sekali
Susaningtyas Kertopati (Foto : MPI)
A
A
A

 

JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perihal intimidasi yang diterima sejumlah purnawirawan untuk tidak menghadiri deklarasi dukungan untuk Capres Nomor Urut 3 dalam Pemilu 2024 Ganjar Pranowo.

Hal tersebut ia sampaikan perihal informasi ada purnawirawan TNI-Polri dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) diintimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan beberapa waktu lalu.

"Purnawirawan itu sudah menjadi warga sipil. Seluruh kehidupannya tak lagi diatur oleh lembaga TNI Polri kecuali sistem penggajiannya sebagai hak mereka," ujar Susaningtyas yang akrab dipanggil Nuning, Minggu (14/1/2024).

Nuning yang juga pengamat militer dan intelijen mengaku heran dengan adanya intimidasi terhadap purnawirawan TNI dan Polri yang hendak mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo - Mahfud MD.

"Aneh sekali mereka dilarang untuk hadiri deklarasi Paslon pilihannya. Indonesia negara demokrasi dan negara hukum. Seluruh hak hidup purnawirawan dilindungi hukum sebagai warga sipil," papar Nuning.

Mantan Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti intimidasi yang diterima oleh purnawirawan TNI, Polri maupun PNS yang sudah memasuki masa pensiun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement