YOGYAKARTA - RSUD Wonosari menyiapkan enam ruangan rawat inap untuk pasien gangguan jiwa. Enam ruang rawat inap ini mereka siapkan untuk menampung calon-calon anggota legislatif yang terganggu kejiwaannya karena tidak berhasil lolos di gedung dewan.
Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati menuturkan RSUD Wonosari telah memiliki fasilitas ruang Dahlia, sebanyak 6 ruang rawat untuk pasien yang terkena gangguan jiwa. pihaknya juga mempersiapkan tiga Dokter Spesialis Psikologi dan Kejiwaan untuk menangani para pasien.
"fasilitasi itu untuk menangani para pasien dari para caleg, terlebih menjelang pemilu. Harapannya semoga tidak ada, dan sehat semuanya," kata dia, Rabu (17/1/2024).
Menurutnya, kebijakan tersebut mereka lakukan mengingat kontestasi saat ini cukup ketat. Sehingga dikhawatirkan para caleg tersebut nantinya tidak siap dengan kekalahan sehingga bisa terganggu kejiwaan mereka.
Dokter spesialis kedokteran jiwa, RSUD Wonosari, dr Ida Rochmawati mengungkapkan, 6 ruangan khusus yang mereka sediakan itu terdiri dari 2 ruangan isolasi dan 4 ruangan biasa. Selain itu, pihaknya juga menyediakan pelayanan lain yang akan diberikan bagi caleg stres, berupa layanan dokter spesialis seperti psikolog dan psikiater.
"pelayanan yang akan diberikan kepada para caleg tersebut berupa konseling, edukasi, hingga rawat inap," tambahnya.
Ida menambahkan pihaknya akan melakukan asesmen apakah kondisinya membutuhkan konseling, atau edukasi. Jika tidak memelukan rawat inap, maka tidak perlu dirawat inap. Pihaknya juga bakal menyediakan psikolog klinis, jadi bisa konseling.
"Kemudian, kalau bisa rawat jalan, ya rawat jalan tidak oerlu mondok (rawat inap)," terangnya.