Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketum Perindo Hary Tanoe Buka Puskestren di YLPI Pesantren Buntet Cirebon, Tampung Keluhan Kesehatan Santri

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2024 |18:48 WIB
Ketum Perindo Hary Tanoe Buka Puskestren di YLPI Pesantren Buntet Cirebon, Tampung Keluhan Kesehatan Santri
A
A
A

CIREBON - Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo meresmikan Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) di Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Pondok Pesantren Buntet, Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/1).

Pemotongan seutas pita menjadi simbol pembukaan tempat yang dapat menampung keluhan kesehatan warga pesantren dan masyarakat sekitar.

Hary memotong pita didampingi istri Capres Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, Ketum DPP Kartini Perindo, Liliana Tanoesoedibjo, dan Kiai Ponpes Buntet, KH Moh Farid MZ.

Hadir juga sejumlah kiai sesepuh seperti KH Tajudin Zen, KH Ahmad Mursydin, KH Hasan Kriyank, KH Anis Mansyur, KH Supri, KH Arif Yaskur, KH Kholkd Albaltol, KH Faiz Hamka, dan Ketua YLPI, KH Salman Al Farisi, serta sejumlah Nyai Ponpes Buntet.

"Ini merupakan bagian dari kerja pelayanan yang kami lakukan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren," kata Hary setelah selesai peresmian, Selasa (30/1).

Hary menegaskan bahwa Perindo mendukung masyarakat yang sulit mendapatkan akses kesehatan. Ini sesuai visi misi dan program kerja Capres-Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD.

Siti Atikoh mengapresiasi langkah Partai Perindo dalam program pelayanan kesehatan. Baginya, ini berkontribusi vital demi mendukung kesehatan masyarakat pesantren.

"Tentu kita mengapresiasi Partai Perindo dan Pak Hary Tanoe atas dedikasi pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Ini sejalan dengan program kerja Ganjar-Mahfud," kata Atikoh.

Adapun Puskestren ini berada di bawah naungan Yayasan Wasantara, yakni Warga Bangsa Nusantara, yang merupakan yayasan yang didirikan Hary Tanoe bersama KH Said Aqil Siroj.

Puskestren ini bersifat fleksibel yang dapat dipindah sesuai kebutuhan masyarakat pesantren.

Terdapat 3 ruangan untuk pemeriksaan yang sifatnya tidak rawat inap, juga untuk rawat inap sementara.

Ruangan dipisah menjadi tiga bagian yang seluruhnya difasilitasi dengan pendingin (AC).

Sementara Kiai Ponpes Buntet Moh Farid MZ turut memberi selamat untuk Perindo atas segala jerih payah memperjuangkan masalah kesehatan di kalangan santri.

"Ada sumbangsih Perindo buat pesantren yang sangat bermanfaat bukan saja di kalangan santri, tapi juga masyarakat sekitar. Inshaallah bermanfaat," tutupnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement