James Chin, profesor Studi Asia di Universitas Tasmania, mengatakan pengurangan hukuman ini mengirimkan pesan bahwa para pemimpin di Asia Tenggara bertindak dengan impunitas.
“Jika Anda mencapai level tertentu dalam karier Anda, tidak ada yang akan terjadi pada Anda,” terangnya kepada BBC.
Dia mengatakan bocornya keputusan dewan pengampunan tampaknya merupakan upaya untuk mengatasi kemungkinan kemarahan publik.
Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) pimpinan Najib, yang sebelumnya memimpin koalisi berkuasa di Malaysia, telah mendorong pengampunan kerajaan setelah menguji dan menggunakan jalur hukum lain untuk mengajukan banding.
Dua minggu lalu, Najib diantar dari penjara oleh penjaga untuk hadir di pengadilan Kuala Lumpur untuk mendengarkan gugatan hukum terbarunya. Bersama istrinya Rosmah Mansor, dia masih menghadapi serangkaian dakwaan lainnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.