Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bawaslu: 13 Pengawas Pemilu Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan hingga Perhitungan

Nur Khabibi , Jurnalis-Senin, 19 Februari 2024 |18:54 WIB
   Bawaslu: 13 Pengawas Pemilu Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan hingga Perhitungan
Bawaslu sampaikan 13 pengawas Pemilu 2024 (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Herwyn Mandola mengungkapkan sebanyak 13 orang pengawas Pemilu meninggal dunia dalam kurun waktu 14-19 Februari 2024. Di mana, rentang waktu tersebut merupakan hari H pencoblosan dan perhitungan perolehan suara.

"13 orang (meninggal) dari 14-19 Februari 2024," kata Herwyn saat konferensi pers di Kantor Kementerian Kesehatan, Senin (19/2/2024).

Sebelum itu, Bawaslu juga mencatat, terdapat panitia pengawas Pemilu yang meninggal sebanyak 14 orang lainnya, dengan rincian di 2023 tujuh orang dan tujuh orang pada rentang waktu 1-13 Februari 2024.

Dengan demikian, dalam proses persiapan hingga perhitungan suara per 19 Februari 2024, Bawaslu mencatat ada 27 panitia pwngawa Pemilu yang meninggal dunia.

Herwyn menyebutkan, jumlah tersebut masih bisa terus bertambah. Pasalnya, proses pemilu belum berakhir.

Herwyn melanjutkan, sejak 2023 hingga hari ini, total ada 1.322 pengawas pemilu yang dalam penanganan kesehatan, 177 mendapatkan rawat jalan, 147 rawat inap, dan yang mengalami kecelakaan sebanyak 71 orang.

Akan hal itu, Bawaslu memberikan uang santunan sebesar Rp36 juta bagi yang meninggal dunia dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman. Bagi pengawas pemilu yang mengalami cacat permanen diberikan Rp16.5 juta, luka berat Rp16.5 juta, dan luka sedang Rp8.250.000.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement