Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sudirman Said : Indonesia Sedang dalam Masa Mencemaskan

Ismet Humaedi , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2024 |02:49 WIB
Sudirman Said : Indonesia Sedang dalam Masa Mencemaskan
Sudirman Said (Foto: MPI/Ismet)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Institut Harkat Negeri (IHN) Sudirman Said mengatakan bahwa Indonesia sedang berada di masa mencemaskan. Dia menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak menjadikan etik sebagai panduan dalam menjalankan mandat yang bertanggung jawab sebagai pemimpin negara.

Sudirman Said menyoroti kondisi Indonesia yang sedang mencemaskan ini dalam diskusi publik bertajuk "RETHINKING INDONESIA: Pemilu Terburuk dalam Sejarah Indonesia, Akankah Kita Terpuruk?" di Grand Wijaya Room, Hotel Gradhika Iskandarsyah, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

"Ini yang sedang terjadi di antara kita, jadi bukan lagi nubruk hukum, tapi etik pun sudah diabaikan. Kita dalam masa yang sangat mencemaskan. Sebab, hari ini seperti sudah tidak ada rem lagi." kata Sudirman.

 BACA JUGA:

Dia berkata etik menjadi dasar utama untuk memandu seorang pemimpin pada level tertinghi dalam menjalankan mandat dan memutuskan suatu kebijakan.

"Jika seorang pemimpin berpikir sangat legalistik, maka akan mementingkan kemauan diri sendiri. Ini sesuatu yang berbahaya karena sudah pasti orang-orang itu siapapun, di manapun, apakah di perusahaan, apakah di kabupaten, di negara pasti berpikirnya bagaimana saya bikin ruling yang sesuai dengan kebutuhan atau kemauan, atau interest-nya sendiri. Dan ini yang sedang terjadi di antara kita," tegas Sudirman.

Dia mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 9 tahun sampai 10 tahun terakhir telah terkadi proses pelemahan instrumen kontrol terhadap pemerintah. Salah satu contohnya terjadi pada Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement