JAKARTA - Satgas Bantuan Kemanusiaan yang menerbangkan bantuan untuk Palestina telah tiba di Indonesia pada Kamis (11/4/2024) sore hari ini. Satgas yang terdiri dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tiba dengan selamat setelah 14 hari menjalankan misi.
Mission Commander Kolonel (Pnb) Noto Casnoto menjelaskan Satgas ini berangkat sejak 29 Maret 2024 silam. Total, misi kemanusiaan ini dijalankan dengan 27 kru.
"Terdiri atas 15 air crew (kru), kemudian perwakilan Kementerian Pertahanan, perwakilan Mabes TNI Tim Riger ada empat personel kemudian penerangan dua dan pengamanan pesawat 2. Satgas terbagi dari beberapa profesional," ungkap Noto di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Kamis (11/4/2024).
Adapun Satgas ini membawa bantuan logistik terhadap warga-warga Palestina. Bantuan ini diterjunkan langsung di droping area Palestina bersama Pemerintah Jordania.
"Total kami operasi ini 14 hari kemudian logistik yang kami bawa keberangkatan dari Jakarta membawa 900 payung nantinya akan digunakan dan diserahkan kepada pemerintah Jordania menurunkan bantuan logistik di Palestina," ujarnya.
Secara teknis, Noto mengungkap bahwa misi kemanusiaan ini merupakan joint mission. Artinya, operasi juga dilakukan bersamaan dengan delapan negara lainnya yaitu Jordania, Mesir, Uni Emirate Arab, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Amerika.
"Semua negara yang terlibat itu di bawah kendali dari pemerintah Jordan. Jadi dari mulai akses masuknya, pola operasinya itu semuanya kita di bawah kendali mereka," tutupnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.