JAKARTA - Massa aksi yang menolak intervensi Mahkamah Konstitusi (MK) telah membubarkan diri dari area demonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).
Dari pantauan MNC Portal Indonesia, massa aksi yang didominasi oleh pelajar dan mahasiswa itu membubarkan diri pada pukul 17.00 WIB.
Usai membubarkan diri, petugas oranye mulai membersihkan Jalan Medan Merdeka Barat sebelum akhirnya Jalan Medan Merdeka Barat dibuka kembali.
Pantauan di lokasi, Jalan Medan Merdeka Barat kembali dibuka untuk kendaraan pribadi dan Bus Transjakarta pada pukul 17.15 WIB.
Barikade yang menutup sebagian jalan dari Bundaran Air Mancur Budi Kemuliaan juga kembali dibuka. Kini arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat kembali bisa dilalui pengendara, tak ada kepadatan setelah beton penutup jalan dibuka.
Sebagai informasi, ratusan massa aksi yang didominasi oleh mahasiswa berdemo jelang pembacaan putusan dari sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).
Mereka menuntut 3 hal, yakni menolak intervensi politik terhadap hakim konstitusi, lalu kawal ratusan juta suara rakyat Indonesia, dan jaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.
Terdapat aksi teatrikal di sela demonstrasi tersebut. Massa aksi membuat barikade melingkar yang di dalamnya terdapat massa dengan menggunakan toga hakim menyimbolkan sosok hakim konstitusi.
"Orang yang menjaga di sekeliling hakim MK adalah rakyat, mendukung hakim MK sehingga mereka tetap kuat dalam menjalankan tugasnya dengan baik," ujar Koordinator Aksi GMPN, Amri kepada wartawan di lokasi.
Setelah teatrikal, massa aksi juga membakar topeng berwajah tokoh politik seperti Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto serta wajah pejabat lainnya.
Kelompok massa aksi yang melakukan demonstrasi yakni dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara (GMPN), Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), Aliansi Mahasiswa Jabodetabek, Aliansi Masyarakat Peduli Indonesia (AMPI), Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH), Aliansi Masyarakat Jakarta (AMJ) dan Aliansi Masyarakat Untuk Demokrasi (AMUD).
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.