setelah melakukan pembersihan diri, para umat dan biksu menggelar kegiatan Merti Karuna Bumi di Sungai Progo dengan memanjatkan doa dan melepas ikan sebagai simbol menjaga alam.
Melalui ritual bersih diri ini umat Buddha berharap bisa merayakan waisak dengan bersih secara lahir dan batin.
Sementara itu, api Dharma yang telah diambil dari Mrapen, Grobogan juga diletakkan di dalam Candi Mendut.
Sebelumnya api diikutkan dalam ritual Pradaksina yakni keliling Candi Mendut sebanyak 3 kali.