“Kita harus menghadapi secara langsung pihak-pihak di industri bahan bakar fosil yang telah menunjukkan semangat tanpa henti untuk menghambat kemajuan selama beberapa dekade,” terangnya, dikutip BBC.
Dia mengatakan banyak orang di industri minyak, gas, dan batu bara yang tanpa malu-malu melakukan tindakan ramah lingkungan” dengan melakukan lobi, tindakan hukum, dan kampanye iklan besar-besaran.
“Saya mendesak setiap negara untuk melarang iklan dari perusahaan bahan bakar fosil,” lanjutnya kepada audiensi di New York.
“Dan saya mendesak media berita dan perusahaan teknologi untuk berhenti menerima iklan bahan bakar fosil,” ujarnya.
Sebagai tanggapan, perwakilan kelompok bahan bakar fosil mengatakan mereka berkomitmen untuk mengurangi emisi mereka.
“Industri kami fokus untuk terus memproduksi energi yang terjangkau dan andal sambil mengatasi tantangan iklim, dan tuduhan apa pun yang bertentangan adalah salah,” kata Megan Bloomgren, Wakil Presiden Senior Komunikasi di American Petroleum Foundation.
Guterres telah lama mengkritik penggunaan bahan bakar fosil, dan kini menyerukan larangan global terhadap iklan yang dilakukan oleh produsen batu bara, minyak, dan gas.
Otoritas Standar Periklanan Inggris sebelumnya telah berjanji untuk menindak klaim lingkungan yang menyesatkan, sementara Uni Eropa (UE) baru-baru ini mengumumkan undang-undang baru untuk mengatasi masalah tersebut.
Seruan Guterres untuk melarang semua iklan bahan bakar fosil lebih jauh lagi, namun hal tersebut tidak memiliki landasan hukum, dan PBB tidak memiliki cara untuk menegakkan gagasan tersebut.
Namun, hal ini akan dilihat sebagai dorongan bagi para aktivis yang telah berjuang melawan sponsor dan iklan dari perusahaan batubara, minyak dan gas.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.