Dikesempatan itu, Wapres menyampaikan berbagai pandangan terkait pelaksanaan haji, termasuk memuji koordinasi yang baik antara Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, Menteri Haji Arab Saudi sendiri mengakui bahwa Indonesia termasuk negara dengan pengurusan administrasi yang sangat baik sehingga memudahkan koordinasi.
"Walaupun sudah baik, tetapi kita terus berusaha memperbaiki. Karena haji ini memindahkan orang dalam waktu yang singkat. Saya menyebutnya banyak muskilat, masalah baru. Dan itu terus kita usahakan supaya tidak ada di tahun depan," tegasnya.
Selain itu, Wapres juga mengapresiasi kemajuan pesat pembangunan infrastruktur di Madinah guna mendukung pelaksanaan ibadah haji. Termasuk, perbaikan hotel dan pengaturan transportasi yang semakin modern dan dinamis.
"Saya kira pembangunan yang paling cepat dan terus berkembang di dunia ini, salah satunya di Madinah. Ada perbaikan-perbaikan, penambahan hotel kemudian pengaturan-pengaturan selalu ada perbaikan, hal ini memudahkan orang untuk berhaji sehingga tidak terjadi penumpukan," ujarnya.
Terakhir, Wapres juga memuji peningkatan kapasitas lantai di Mina dan kelancaran transportasi di bandara baik di Jeddah maupun Madinah yang dapat menerima pesawat setiap lima menit.
“Melayani jemaah haji dalam jumlah besar, menurut saya bukanlah hal mudah, dan itu patut diapresiasi, dikasih acungan jempol, karena pelayanan yang terus berbenah menuju perbaikan-perbaikan setiap tahunnya,” pungkas Wapres.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.