Wakil Ketua Komisi III DPR itu menyinggung bahwa punya ongkos politik yang banyak belum tentu mulus langkahnya di kontestasi. Pasalnya, pemilih Jakarta dinilai tidak bisa terukur lewat elemen tersebut.
"Punya duit aja belum tentu jadi. Apalagi enggak punya duit, makin enggak jadi dan inilah retorika Jakarta," ucap Sahroni.
Sebelumnya NasDem DKI sudah merekomendasi tiga nama bacagub Jakarta 2024-2029 ke Bappilu DPP Partai NasDem untuk dipilih siapa yang akan dicalonkan pada Pilgub November nanti. Ketiganya ialah Anies Rasyid Baswedan, Ahmad Sahroni, dan Wibi Andrino. Tapi, Nasdem DKI ingin DPP memilih Sahroni ketimbang Anies.
(Salman Mardira)