Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Teriak SYL Koruptor, Jurnalis Kompas TV Dikeroyok Anggota Ormas

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Kamis, 11 Juli 2024 |18:18 WIB
Teriak SYL Koruptor, Jurnalis Kompas TV Dikeroyok Anggota Ormas
Jurnalis Kompas TV Dianiaya Loyalis SYL/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Juru kamera media televisi nasional Kompas TV, Bodhiya Vimala, melaporkan oknum simpatisan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang diduga memukul dan menendangnya saat peliputan sidang vonis SYL di PN Jakarta Pusat.

Bodhiya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya didampingi beberapa rekannya dari media untuk melaporkan aksi brutal loyalis SYL tersebut.

“Jadi saya mau membuat laporan atas tindakan kurang mengenakkan saat meliput sidang vonis SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor),” kata Bidhiya, Kamis (11/7/2024).

Bodhiya mengatakan, ada sekitar tiga anggota ormas bernama Formasi yang disebut melakukan kekerasan terhadapnya. Ada yang memukul dan menendang tubuhnya di beberapa titik.

“Sebenarnya pas mereka memukul atau menendang, saya coba menghindar. Jadi enggak ada yang terluka kalau fisik,” tutur dia.

Adapun peristiwa pemukulan dan penendang diduga disebabkan karena dirinya meneriakkan kata ‘koruptor’. Bodhiya mengaku, melontarkan kata tersebut karena emosi alat liputannya rusak.

Kamera Bodhiya rusak karena terjadi kericuhan usai sidang vonis terhadap SYL dibacakan. “Kalau pukulan itu, awalnya memang ada teriakan dari saya. Saya teriak ‘koruptor’ gitu. Lalu, ormas itu datang ke saya, coba melakukan pemukulan dan penendangan,” imbuh dia.

Bodhiya masih berkonsultasi dengan aparat kepolisian untuk membuat laporan polisi terkait dugaan pemukulan serta penendangan yang menimpanya.

Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan dengan saling dorong saat sidang vonis 10 tahun penjara pada Syahrul Yasin Limpo terkait kasus pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement