Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei Indikator: Ridwan Kamil Lebih Kompetitif Lawan Anies di Pilgub Jakarta

Sucipto , Jurnalis-Kamis, 25 Juli 2024 |16:18 WIB
Survei Indikator: Ridwan Kamil Lebih Kompetitif Lawan Anies di Pilgub Jakarta
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Survei Indikator Politik Indonesia merilis peta kekuatan bakal calon gubernur di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Nama Ridwan Kamil mencuat jadi kuda hitam sebagai lawan kompetitif Anies Baswedan ketimbang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kalau misalnya yang kita zoom in Anies versus Ridwan Kamil, suara pemilih Ahok cenderung lari ke RK, 20%," ujar Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, secara daring, Kamis (25/7/2024).

Menurut Burhanuddin, Ridwan Kamil mampu menggaet pemilih Ahok yang merupakan kader PDI Perjuangan ketika berhadapan dengan Anies. Bisa dilihat dari selisih dukungan keduanya ketika head to head.

"Suara RK awalnya 18,9% (dalam simulasi tiga nama), langsung melonjak 38,8% (ketika head to head dengan Anies). Selisihnya dalam 3 nama antara Anies vs Ridwan Kamil itu puluhan persen, tetapi dua nama, selisihnya menipis. Jadi, sekitar 11%," ujarnya.

Sehingga, meskipun Ahok nomor 2 di bawah Anies dalam semua simulasi dan di atas Ridwan Kamil. Namun, sosok Politikus Partai Golkar Ridwan Kamil lebih kompetitif jika melihat trend yang ada.

"Kalau melihat tren ini, sepertinya RK lebih kompetitif melawan Anies ketimbang Ahok," ujarnya.

Saat Indikator melakukan simulasi terhadap ketiga nama tersebut. Didapati elektabilitas Anies tertinggi dengan 43,8%, disusul Ahok 32,1%, dan Ridwan Kamil 18,9%.

 

Sementara head to head Anies kontra Ahok, Anies kantongi dukungan 52% dan Ahok 42% atau selisih sekitar 10%. 

Ketika Anies dan Ridwan Kamil head to head, margin selisih keduanya sekitar 11%. Anies meraih elektabilitas 50,1% dan Ridwan Kamil 38,8%. Begitu Ridwan Kamil dan Ahok dihadapkan, keduanya sama mendapatkan dukungan 44,7%.

Ridwan Kamil, menurut Burhanuddin cenderung inklusif daripada Anies dan Ahok. Ridwan Kamil bisa mendapatkan limpahan suara dari pendukung kedua Anies maupun Ahok ketika salah satunya tidak maju. Belum lagi adanya faktor Ahok pernah tersandung kasus penistaan agama pada 2016-2017.  

"Itu yang membuat suara Ahok semacam flat, tidak mampu menarik basis pemilih, terutama muslim, konservatif di Jakarta," ujarnya.

Merujuk survei yang ada, Burhanuddin menilai Ridwan Kamil menjadi sosok yang tidak mudah untuk dikalahkan. Kendati, diakuinya Partai Golkar masih memiliki kekhawatiran terhadap Ridwan Kamil jika maju Pilgub Jakarta.

"Kan, muncul kekhawatiran dari internal Partai Golkar, Ridwan Kamil tidak kompetitif. Kalau dilihat dari atas permukaan, iya, sepertinya Ridwan Kamil kalah dengan mudah. Apalagi, di bawah Ahok dan jauh di bawah Anies. Tapi, data ini menunjukkan Ridwan Kamil tidak semudah itu (dikalahkan) kalau misalnya maju," ujarnya.

Survei Indikator dilakukan pada 18-26 Juni 2024 dengan melibatkan 800 warga Jakarta yang telah memiliki hak pilih sebagai responden. Sampel berasal dari seluruh kota di Jakarta yang terdistribusi secara proporsional. 

Pemilihan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dengan asumsi metode simple random sampling, toleransi kesalahan survei (margin of error) sekitar 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.
 

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement