JAKARTA - Bahlil Lahadalia dikabarkan akan dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Arifin Tasrif. Posisi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang ditinggalkan Bahlil nanti bakal diisi Rosan Roeslani yang sebelumnya Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.
Bahlil Lahadalia pada 2022 pernah dipercaya oleh Presiden Jokowi jadi Menteri ESDM Ad Interim menggantikan sementara Arifin Tasrif yang terserang COVID-19. Tapi, kali ini Bahlil diisukan bakal disahkan jadi Menteri ESDM.
Hanya saja Bahlil belum mau berkomentar soal kabar dirinya digeser jadi Menteri ESDM.
"Saya tak tahu, saya lagi ada rapat soalnya," kata Bahlil saat ditanya wartawan di Jakarta, Selasa (30/7/2024).
Istana Kepresidenan juga mengklarifikasi kabar itu.
"Kami belum mendengar hal tersebut," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.
"Pergantian menteri adalah hak prerogatif Presiden," lanjut Yusuf.
Berikut profil dan rekam jejak Bahlil Lahadalia
Sebelum dipercaya jadi Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2015-2019.
Lahir di Banda, Maluku Tengah pada 7 Agustus 1976, Bahlil sempat mengenyam pendidikan di SD Negeri 1 Kolaka Timur dan SMP Negeri 1 Kolaka. Kemudian lanjut ke SMA YAPIS Fakfak di Papua Barat lalu kuliah sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay lalu mengambil S2 di Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua.
Selama jadi mahasiswa, Bahlil aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga jadi Bendahara Umum PB HMI.