Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPATK Ungkap Banyak Warga Asing Cari Konten Pornografi Anak di Indonesia

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 07 Agustus 2024 |17:42 WIB
PPATK Ungkap Banyak Warga Asing Cari Konten Pornografi Anak di Indonesia
Ilutrasi Konten Pornografi (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap fakta bahwa menemukan banyak warga asing yang mencari konten eksploitasi seksual atau pornografi anak di Indonesia. Hal itu terlacak dari transaksi keuangan di luar negeri yang masuk ke sejumlah perbankan di Indonesia.

"Para pelaku dari eksploitasi seksual anak ini bukan hanya berasal dari wilayah Indonesia saja, namun juga berasal dari luar negeri," kata Koordinator Kelompok Humas PPATK, M Natsir Kongah kepada Okezone, Rabu (7/8/2024).

Menurut Natsir, para pelaku tersebut menggunakan layanan perbankan untuk melakukan pembayaran. Tujuannya agar bisa mengakses konten-konten tersebut.

"Mereka mencari konten-konten eksploitasi seksual anak di Indonesia dan melakukan pembayaran dengan menggunakan bank-bank dan penyedia jasa keuangan lainnya yang bisa mereka gunakan untuk mengirimkan uang tersebut," ujar Natsir.

Natsir mengungkapkan, masalah kejahatan eksploitasi seksual anak memang menjadi prioritas utama bagi PPATK. Bahkan, kata dia, PPATK telah menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memerangi kejahatan seksual anak.

 

"Data yang terhimpun di tahun 2024 mencatat sekitar 303 kasus anak korban eksploitasi ekonomi dan seksual, 128 anak korban perdagangan, dan 481 anak korban pornografi di Indonesia," ucap Natsir.

Dalam hal ini, PPATK menyatakan dari hitungan arus transaksi keuangan terkait dengan konten tersebut mencapai ratusan miliar.

"Di sisi lain, dugaan prostitusi anak berjumlah sekitar 24.000 anak di rentang usia 10-18 tahun dengan frekuensi transaksi mencapai 130.000 kali dan nilai perputaran uang mencapai Rp127.371.000.000," tutup Natsir.
 

(Puteranegara Batubara)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement