HALMAHERA SELATAN - Sebanyak empat orang mengalami kecelakaan di lokasi tambang ilegal Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Rabu (07/8) kemarin.
Awalnya, 9 orang penambang melakukan pekerjaan menggali material emas di lokasi tambang dengan kedalaman sekitar 50-100 Meter.
Saat itu area tambang ilegal diguyur hujan dengan intensitas tinggi hingga air masuk kedalam lubang. 5 dari 9 penambang yang berada di dalam lubang kemudian keluar berupaya menghalau air dan menyedotnya keluarga dari lubang tambang.