Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Bapak Kos di Semarang Kepergok Makan Daging Kucing, Diduga Stres Akibat Diabetes

Eka Setiawan , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |13:18 WIB
Kronologi Bapak Kos di Semarang Kepergok Makan Daging Kucing, Diduga Stres Akibat Diabetes
TKP aksi bapak kosan makan daging kucing. (Foto: Okezone/Eka Setiawan)
A
A
A

SEMARANG – Kronologi bapak kos di Semarang kedapatan makan daging kucing menarik perhatian masyarakat. Kasus yang menghebohkan ini terjadi di wilayah Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Pelakunya adalah seorang kakek-kakek berinisial NY (63) yang diduga stres karena sakit diabetes akut.

Kasus ini terungkap ketika penghuni kos curiga dengan hilangnya kucing-kucing yang mereka pelihara. Mereka pun lantas menggerebek pemilik kos dan mendapati fakta mengejutkan. NY ternyata yang memakan kucing yang hilang. Total sudah ada sekira 10 kucing yang dimakan NY yang mengaku mengidap penyakit gula akut itu.

Tim dari Polsek Gunungpati dan Polrestabes Semarang yang menerima info ini turun tangan menyelidiki. NY digelandang petugas untuk dimintai keterangan.

                                                      

“Kami klarifikasi lisan, yang bersangkutan mengakui sudah berulangkali mengonsumsi daging kucing,” kata Kapolsek Gunungpati Kompol Agung Raharjo.  

Dia mengemukakan, NY berdalih mengonsumsi daging kucing untuk menurunkan kadar gula dalam darahnya. NY mengidap sakit diabetes.

Di lokasi, polisi juga meminta keterangan anak-anak kos di sana. Tim Olah TKP Polrestabes Semarang mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan insiden itu, di antaranya; tulang belulang diduga kuat kucing, magicom, sabit hingga palu.

Ada beberapa video yang beredar di berbagai media sosial soal insiden itu, termasuk memperlihatkan ada seonggok daging diduga kucing yang sedang dimakan NY.

“Emang enak Pak, makan kucing? kata seseorang di video yang beredar.  

 

“Iya. Tapi orangtua itu (seperti saya) makan garam aja nggak boleh,” jawab NY.

Narasi lainnya, NY menjawabnya “Daripada saya bunuh diri? Daripada saya yang mati, mending kucing yang mati dong,” kata NY.  

NY menjelaskan, kalau sudah terkena sakit gula, makan apapun gula darah akan naik. Kalau tidak makan kucing, akan tinggi terus gula darahnya.  

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement