Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Firman mengatakan, peristiwa kebocoran pipa gas tersebut terjadi pada Rabu tanggal 7 Agustus 2024 pukul 16.30 WIB. Kebocoran diduga terjadi akibat dari pekerjaan galian trotoar dan saluran air.
"Kebocoran terjadi akibat pekerjaan galian pekerjaan trotoar dan galian saluran air proyek Dinas Binamarga Pemprov DKI Jakarta," kata Firman.
Peristiwa itu pertama kali terjadi ketika Muhamad Halid (21) yang merupakan operator escavator menggali dengan menggunakan escavator. Sebelum melakukan penggalian, Halid telah bertanya dengan pengawas mengenai lokasi pipa gas apakah berada di lokasi penggalian atau tidak.
"Katanya tidak ada yang ada di tengah trotoar ternyata prediksinya meleset pipa ternyata berada di pinggir galian akibatnya pipa gas terkena eksavator dan mengakibatkan kebocoran gas," jelasnya.