Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kondisi Terkini 4 WNI yang Ditembak Polisi Malaysia

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |18:58 WIB
Kondisi Terkini 4 WNI yang Ditembak Polisi Malaysia
Menlu jelaskan kondisi terkini 4 WNI yang ditembak polisi Malaysia (Foto : Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan perkembangan terbaru 4 (empat) Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Malaysia.

Sugiono menjelaskan, dari 4 WNI yang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) itu yakni dua masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara dua lainnya sudah dinyatakan sehat.

"Tadinya ada dua yang dalam kondisi kritis. Salah satu korban sudah keluar dari masa kritisnya, sementara yang satu lagi masih dalam proses pemulihan," ujar Sugiono kepada awak media di Temple Murugan, Jakarta, Minggu (2/2/2025).

Sementara itu, kata Sugiono, satu korban yang meninggal dunia jenazahnya sudah dibawah pulang ke Tanah Air. 

"Dari hasil koordinasi kami dengan Kementerian Luar Negeri di Malaysia, korban meninggal sudah dibawa kembali ke kampung halamannya. Sudah dimakamkan. Kalau saya tidak salah 3 hari atau 4 hari lalu," ungkap Sugiono. 

Lebih lanjut, Sugiono juga mengungkap bahwa penyelidikan kasus ini sepenuhnya menjadi kewenangan otoritas Malaysia. "Itu hasil penyelidikan kita serahkan nanti ke mereka ya, kita gak ikut menyelidiki."

Sugiono pun merespon awak media saat ditanya mengenai informasi ada satu WNI yang dikabarkan ditangkap oleh polisi Malaysia. Dia mengaku belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait. 

"Semuanya masih dalam proses pengumpulan keterangan dari sana," pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement