Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sholat Tarawih Perdana, Muhammadiyah Ajak Umat Islam Sambut Ramadhan dengan Gembira

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Selasa, 17 Februari 2026 |21:58 WIB
Sholat Tarawih Perdana, Muhammadiyah Ajak Umat Islam Sambut Ramadhan dengan Gembira
Muhammadiyah Ajak Umat Islam Sambut Ramadhan dengan Gembira
A
A
A

JAKARTA- Warga Muhammadiyah mengajak agar semua umat Islam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan gembira meskipun ada perbedaan waktu pelaksanaan awal puasa di tahun 2026 ini.

Demikian diungkapkan Ketua DKM Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah, KH Nur Achmad saat memberikan Tausiyah saat pelaksanaan salat Tarawih perdana di Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026) malam.

"Mari kita sambut Ramadhan dengan gembira, dengan bahagia, dengan begitu InsyaAllah kita semua termasuk orang-orang yang mendapatkan kebahagiaan Ramadan, keberkahan Ramadan, rahmat di bulan Ramadan, dan tentu berharap mendapatkan ampunan dari Allah Ta’ala," ujarnya.

Saat pelaksanaan sholat tarawih perdana, KH Nur Achmad memberikan tausiyahnya tentang puasa dan menjaga puasanya. Dia juga menjelaskan tentang dibukanya semua pintu surga di bulan suci Ramadhan ini dan ditutup rapatnya pintu neraka.

Oleh karena itu, dia mengajak semua umat muslim untuk menyambut gembira bulan Ramadan tahun 2026 ini.

Meski ada sesama umat muslim yang mungkin sudah mulai berpuasa hari ini, atau yang mulai melaksanakan ibadah puasa esok hari sebagaimana warga Muhammadiyah, dan mungkin juga umat muslim yang baru melaksanakan puasanya di hari Kamis, 19 Februari 2026 mendatang.

 

"Kita tidak usah menepuk dada siapa yang paling benar, kita hargai saudara kita, pilihan saudara kita, semua punya dasarnya, semua punya ilmunya, semua punya argumentasinya," tuturnya.

"Kita yang memilih hari ini tarawih dan besok mulai puasa, kita juga punya argumen, punya dasar, punya logika, yaitu logikanya adalah kalender Hijriah Global Tunggal. Satu bumi, satu matahari, satu bulan, maka tanggalnya sama, di Arab sama, di Jepang sama, di Amerika sama, di China sama, di Indonesia sama, sebagaimana orang-orang lain juga punya kalender yang sama,"pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement