JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengungkapkan jumlah pengungsi di wilayah terdampak bencana telah berkurang drastis.
Pada Desember 2025 lalu, jumlah pengungsi sempat mencapai lebih dari 1 juta orang. Kini, terdapat 12.994 orang yang berada di tenda pengungsian.
"Pengungsi tadinya dua juta lebih, sekarang menjadi lebih kurang 12.994 yang ada di tenda," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Sebagian pengungsi sudah kembali ke rumahnya. Warga terdampak bencana yang rumahnya rusak telah mendapatkan hunian sementara (huntara). Ada juga yang tinggal sementara di rumah keluarga sambil menunggu hunian tetap (huntap) dari pemerintah.
"Jadi alhamdulillah untuk Sumatera Barat, kami sudah melakukan pengecekan di 16 kabupaten/kota yang terdampak, tidak terdapat pengungsi di tenda," ujar Tito.