ACEH - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, memastikan pembersihan lumpur dan material sampah pascabencana di Aceh Tamiang, Aceh, berjalan optimal, sehingga aktivitas masyarakat dapat segera pulih.
“Kami berharap sebelum Hari Raya Idulfitri sebagian besar lumpur dan sampah sudah dapat dibersihkan sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar,” ujar Sekretaris BNPP RI, Komjen Makhruzi Rahman, saat meninjau ke wilayah terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Selasa (17/3/2026).
“Setelah itu, pembersihan akan dilanjutkan ke desa-desa lain yang juga terdampak,” lanjut Makhruzi Rahman.
Dikatakannya, upaya pembersihan, merupakan bagian dari penanganan terpadu yang dilakukan BNPP RI di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di Aceh, meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang.
Khusus di Aceh Tamiang, kegiatan pembersihan dipusatkan di Kampung Landuh dengan target penyelesaian selama 14 hari.
“Saya diamanahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri untuk mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck, guna membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan,” pungkasnya.
Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Syuibun Anwar menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan kepedulian BNPP RI dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNPP RI beserta rombongan yang telah turun langsung membantu masyarakat, khususnya dalam membersihkan wilayah Kampung Landuh yang terdampak banjir,” tandasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.