Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1447 Hijriah

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Kamis, 19 Maret 2026 |07:15 WIB
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1447 Hijriah
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1447 Hijriah (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bakal memantau hilal dan menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 H pada Kamis (19/3/2026). Kemenag akan memantau hilal di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan pengamatan hilal dilakukan Kanwil Kemenag bersama Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait di daerah.

Setelah pemantauan hilal, kata dia, pihaknya akan menggelar sidang isbat. Sidang isbat merupakan mekanisme pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

“Seperti biasa, sidang isbat diawali seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatulhilal yang masuk dari berbagai daerah, sebelum akhirnya diumumkan kepada masyarakat,” ujar Rokhmad dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), kata Rokhmad, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan kisaran antara 0°54’27’’ hingga 3°7’52’’ pada hari rukyat atau 29 Ramadan 1447 H yang bertepatan dengan Kamis, 19 Maret 2026. Sementara itu, sudut elongasi hilal berkisar antara 4°32’40’’ hingga 6°06’11’’.

Menurutnya, seluruh sistem hisab juga menunjukkan  ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.23 WIB. Meski demikian, penentuan awal Syawal tetap menunggu hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.

“Penetapan awal Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatulhilal dari seluruh daerah yang kemudian dibahas dalam sidang isbat,” katanya.

Sedianya, sidang isbat akan dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, para pakar falak dari organisasi kemasyarakatan Islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement