Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

74.652 Jamaah Haji Indonesia Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Felldy Utama , Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2026 |20:22 WIB
74.652 Jamaah Haji Indonesia Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci
Kakbah (Foto: Ilustrasi/Dok)
A
A
A

JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi telah memasuki hari ke-13 masa operasional. Sebanyak 192 kloter dengan total 74.652 jamaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Jumlah tersebut merupakan data yang telah dimutakhirkan hingga Sabtu 2 Mei. Dari jumlah tersebut, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah.

Sementara pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah terus berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, 36 kloter dengan 14.503 jamaah dan 148 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyampaikan secara umum penyelenggaraan haji hingga hari ke-13 berjalan sesuai rencana dan terus menunjukkan peningkatan kualitas layanan.

“Alhamdulillah, seluruh proses operasional haji berjalan lancar dan terkendali. Kami terus memastikan setiap jamaah mendapatkan layanan terbaik, mulai dari keberangkatan, kedatangan, hingga mobilisasi antarkota suci dengan pengawalan petugas yang optimal,” kata Maria, Minggu (3/5/2026).

Maria juga menegaskan pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kelompok rentan, termasuk lansia, disabilitas, dan perempuan.

“Kami menghadirkan berbagai kemudahan layanan, termasuk Bus Sholawat yang beroperasi 24 jam dengan armada ramah lansia dan disabilitas. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan layanan haji yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran ibadah di Makkah, pemerintah menyediakan layanan transportasi Bus Sholawat yang beroperasi selama 24 jam penuh. Layanan ini menghubungkan jamaah Indonesia dari dan menuju Masjidil Haram melalui tiga titik utama, yakni Terminal Jiad (Ajyad), Jabal Ka’bah, dan Syib Amir.

Sebanyak 452 armada disiapkan untuk melayani jamaah secara non-stop, termasuk 52 unit bus hidrolik yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. Bus Sholawat melayani 21 rute yang dibedakan berdasarkan kode warna dan nomor, serta didukung dengan kartu panduan rute yang wajib dibawa oleh setiap jamaah.

Petugas haji juga disiagakan untuk memberikan pendampingan kapan pun jamaah mengalami kendala di lapangan. Layanan ini telah beroperasi sejak kedatangan pertama jamaah di Makkah pada 30 April 2026 dan akan berlangsung hingga masa pemulangan ke Tanah Air.

Di tengah kondisi cuaca di Makkah yang diperkirakan mencapai 43 derajat celsius, Maria mengimbau jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan.

“Kami mengimbau seluruh jamaah untuk mengatur waktu ibadah dengan baik, memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung diri, serta menghindari aktivitas berat di siang hari. Jika mengalami gangguan kesehatan, segera lapor kepada petugas,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement