Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan!

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2026 |04:01 WIB
Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan!
KSP Dudung Abdurachman (Foto: Binti M/Okezone)
A
A
A

Selain itu, Dudung membantah tudingan bahwa dirinya menjadi sosok di balik pernyataan Presiden terkait ajakan pergi ke Yaman. Ia menegaskan bahwa narasi tersebut bukan berasal darinya.

Dalam penjelasannya, Dudung juga mengungkap asal-usul julukan “jenderal baliho” yang kerap dikaitkan dengan dirinya. Julukan itu muncul saat ia menjabat sebagai Pangdam Jaya dan memerintahkan penurunan baliho Front Pembela Islam atau FPI.

“Karena sebetulnya dulu waktu saya menurunkan baliho juga kan, karena FPI itu kan waktu itu organisasi memang sudah dibekukan di tahun 2019. Nah, yang menguatnya itu menurut saya karena ada ajakan-ajakan revolusi akhlak lah, yang kemudian akhirnya dari narasi-narasi yang disampaikan mengajak, kemudian mengembangkan kegiatan-kegiatan yang menurut saya memang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa,” kata dia.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menambahkan pembubaran FPI dilakukan melalui keputusan pemerintah, termasuk Kementerian Dalam Negeri dan Menko Polhukam. Ia juga mengaku pernah secara terbuka menyuarakan pembubaran organisasi tersebut.

“Dan yang membubarkan itu kan Kemendagri, Menko Polhukam. Kalau masih ingat kata-kata saya pada saat di Monas: ‘Kalau perlu FPI bubarkan’. Dan benar dibubarkan. Sebetulnya memang sudah dibekukan. Nah, sekarang ramai seakan-akan bahwa saya jadi KSP kemudian akhirnya narasi dari Bapak Presiden itu muncul. Ya itu bukan, bukan dari saya,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement