Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Geger Wanita Calon Saksi Persidangan Dikejar hingga Dianiaya di SPBU Palmerah

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2026 |12:42 WIB
Geger Wanita Calon Saksi Persidangan Dikejar hingga Dianiaya di SPBU Palmerah
Geger Wanita Calon Saksi Persidangan Dikejar hingga Dianiaya di SPBU Palmerah (tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan diduga menjadi korban penganiayaan saat hendak memberikan kesaksian dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Dari rekaman CCTV, tampak dua perempuan berlari memasuki area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

1. Dikejar dan Diduga Dianiaya

Seorang perempuan mengenakan kaos berwarna abu-abu dan membawa tas tampak berlari sambil sesekali melihat ke arah belakang. Tak lama kemudian, seorang perempuan lain berbaju krem dan bercelana hitam tampak mengejarnya.

Dalam rekaman CCTV lainnya, kedua perempuan itu terlihat menuju area parkir mobil. Saat itu, perempuan bercelana hitam diduga menarik rambut perempuan berkaos yang dikejarnya. Tak lama setelah itu, warga sekitar langsung melerai kejadian tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/3/2026). 

"Iya benar, itu kejadian bulan Maret kemarin. Saat ini korban sudah membuat LP dan sudah dilakukan BAP oleh anggota," kata Gomos saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

Korban diketahui berinisial NM (35). Sementara terduga pelaku berinisial GS. Kasus tersebut telah tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/2224/III/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kejadian bermula ketika korban hendak menjadi saksi dalam persidangan perkara nomor 72/PIB.B/2026/PN.Jkt.Brt di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sebelum memberikan kesaksian, korban disebut keluar dari ruang sidang.

 

Namun, korban tiba-tiba diduga dikejar oleh terlapor berinisial GS. Merasa terancam, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah SPBU di samping PN Jakarta Barat. Di SPBU itu, korban diduga mengalami tindakan kekerasan.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyebut pihaknya masih mengecek laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Saya cek laporannya,” kata Zulkan saat dikonfirmasi.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement