Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Generasi Muda Diimbau Jaga Persatuan dan Jangan Mudah Terprovokasi

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 13 Juni 2026 |16:04 WIB
Generasi Muda Diimbau Jaga Persatuan dan Jangan Mudah Terprovokasi
Ilustrasi (Foto: Dok)
A
A
A

Razak juga mempertanyakan makna di balik seruan gerakan “Reformasi Jilid II”. Ia menilai, perubahan sistem tidak akan memberikan dampak signifikan apabila tidak diikuti perubahan pola pikir masyarakat. Karena itu, ia mengajukan pertanyaan, “Apakah kita butuh Reformasi Jilid II, atau justru Reformasi Pikiran Kita sendiri?”

Razak mengingatkan Indonesia tengah menghadapi tantangan dari dua arah, yakni tekanan dari luar dan upaya memecah belah dari dalam. Untuk itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diminta lebih kritis dalam menyaring informasi yang beredar.

“Sebagai anak bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme, kita harus pandai memilah mana fakta dan mana rekayasa narasi. Jangan mudah terprovokasi ajakan unjuk rasa yang berpotensi anarkis dan hanya menyesatkan rakyat. Menyampaikan aspirasi memang hak yang dijamin konstitusi, namun caranya harus tetap bertanggung jawab dan beradab,” ujarnya.

Razak juga mengimbau seluruh jajaran Pimpinan Wilayah, Pimpinan Cabang, hingga Pimpinan Komisariat HIMMAH di seluruh Indonesia agar menjaga persatuan dan mengedepankan kritik yang konstruktif. 

“Jika ada masukan atau kritik, sampaikanlah dengan cara yang arif dan membangun melalui dialog publik, diskusi ilmiah, atau menyusun usulan perbaikan yang nyata. Jangan sampai kebebasan menyampaikan pendapat justru dimanfaatkan untuk menggagalkan upaya besar memulihkan kedaulatan dan kemandirian bangsa ini,” katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement