“Karhutla atau potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam pada saat musim kemarau kali ini itu memiliki dampak yang sangat destruktif terhadap kelestarian lingkungan, kemudian memberikan ancaman terhadap kualitas udara serta memberikan gangguan yang signifikan pada kesehatan dan juga transportasi,” tutur Ida.
Ia menambahkan, dampak karhutla dapat menjadi lebih kompleks ketika asap yang dihasilkan menyebar hingga melintasi batas wilayah. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan persoalan lintas daerah bahkan lintas negara. “Apalagi kalau misalnya untuk karhutla ini ketika nanti asapnya akan melintasi batas wilayah, maka ini juga akan menjadi isu kritis tersendiri,” ujarnya.
Karena itu, Ida mengatakan bahwa BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memanfaatkan informasi cuaca dan iklim yang telah disediakan sebagai dasar mitigasi risiko bencana. “Sehingga dalam mengantisipasi karhutla ini kita juga perlu mengetahui bagaimana menginterpretasikan informasi yang sudah disiapkan oleh BMKG,” pungkasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.