Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Polisi Masih Buru Pelaku

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |00:10 WIB
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Polisi Masih Buru Pelaku
Bom Molotov (foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Polisi masih melakukan pencarian terhadap pria berinisial M, pelaku pelemparan bom molotov di wilayah Koja, Jakarta Utara. Aparat bahkan telah mendatangi rumah pelaku, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

"Rumah pelaku dan beberapa tempat lain sudah kami datangi. Hasilnya masih nihil, dan pencarian terus dikembangkan ke sejumlah lokasi lainnya," kata Kapolsek Koja, Andry Suharto saat dihubungi, Rabu (24/6/2026).

Andry menambahkan, hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Masih dikejar,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di wilayah Koja, Jakarta Utara, menjadi korban lemparan bom molotov. Belakangan diketahui korban merupakan salah sasaran.

Andry menjelaskan, pelaku berinisial M sebenarnya menargetkan paman mantan istrinya yang berinisial K.

“Pelaku ingin melempar K, paman mantan istrinya, tetapi tidak mengenai sasaran. Saat itu korban melintas di lokasi,” katanya saat dihubungi, Selasa (23/6/2026).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pelemparan molotov tersebut diduga dipicu rasa cemburu pelaku terhadap mantan istrinya yang berinisial R, yang kini telah memiliki kekasih baru berinisial U.

“Pelaku memiliki mantan istri berinisial R. Saat ini R sudah memiliki pacar baru berinisial U. Sementara M juga sudah memiliki pasangan, tetapi masih merasa cemburu terhadap hubungan R dan U,” ujar Andry.

Rasa cemburu pelaku disebut tidak hanya ditujukan kepada R dan U, tetapi juga merembet kepada keluarga mantan istrinya, termasuk K.

“Padahal K tidak memiliki persoalan apa pun dengan pelaku. Namun pelaku tetap menyimpan rasa cemburu yang kemudian mengarah kepada keluarga mantan istrinya,” ungkapnya.

Andry menambahkan, polisi masih memburu para pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement